Sabtu, 08 Juni 2013

7 Makanan Paling Kontroversial


Jakarta - Makanan berbahan hewan tak jarang mengundang kontroversi. Bukan hanya di kalangan vegan, melainkan juga bagi kaum nonvegan yang menyantap daging hewan ternak seperti ayam, sapi, dll. Bagi kebanyakan orang, tak semua hewan pantas untuk disantap.


Perdebatan ini biasanya menyinggung masalah kelangkaan atau kesejahteraan hewan, dilema etis, atau semata rasa jijik. Inilah daftar 7 makanan paling kontroversial

1. Foie Gras

Foie gras sering disajikan sebagai hidangan mewah. Rasa hati bebek atau angsa ini gurih dengan tekstur creamy. Sayang, prosesnya kejam karena bebek atau angsa diberi makan paksa dengan memasukkan pipa besi ke mulutnya. Hal ini bertujuan agar hati bebek atau angsa membengkak hingga 6 kali lipat ukuran alaminya. Bebek atau angsapun tinggal di kandang sempit agar tak banyak bergerak sehingga cepat gemuk.

2. Plasenta

Kali ini bukan hewan yang jadi kontroversi, melainkan plasenta manusia yang disimpan lalu dikonsumsi. Biasanya ari-ari dikeringkan seperti dendeng atau dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Praktik yang disebut placentophagy ini dilakukan orang Cina untuk mengatasi masalah menyusui atau depresi pascapersalinan. Mereka melakukannya karena yakin hewan mamalia juga memakan plasentanya setelah melahirkan.

3. Balut

Pada usia 17-21 hari dalam telur, paruh, tulang, dan bulu bebek belum terbentuk. Orang Filipina lalu merebusnya, membumbuinya dengan garam dan lada, menyeruput cairan di dalamnya, lalu menyantap janin bebek ini. Saat memakanbalut, nama makanan tersebut, bulu-bulunya bisa terselip di gigi!

4. Daging kuda

Kontaminasi daging kuda dalam beberapa sajian daging menggemparkan negara-negara Barat beberapa bulan lalu.Produk-produk daging yang dicurigai mengandung daging kuda ditarik. Bagaimanapun juga, daging hewan ini bukanlah makanan asing bagi masyarakat Cina, Meksiko, Rusia, Italia, dan Kazakhstan.

5. Paus

Di Jepang, Norwegia, Islandia, dan Kutub Utara, daging ikan paus dikonsumsi. Biasanya daging ikan paus diasapi atau dibumbui, disantap mentah sebagai sashimi, atau dikeringkan dan dibuat dendeng.

6. Lumba-lumba

Lumba-lumba yang pintar ternyata jadi santapan di Jepang. Sebenarnya mamalia laut ini tidak terancam punah, namun tingginya kadar merkuri dalam daging lumba-lumba membuatnya berbahaya jika dikonsumsi manusia. Tak jarang daging lumba-lumba juga dijual sebagai daging paus agar lebih menguntungkan.

7. Sirip ikan hiu

Hiu termasuk spesies yang terancam punah. Namun, hewan buas ini masih banyak diburu untuk diambil siripnya. Sup sirip hiu dijual mahal di Cina karena diyakini dapat menaikkan libido, membuat kulit cantik, menambah energi, mencegah penyakit jantung, dan menurunkan kolesterol. Rasanya hambar dan bertekstur kenyal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar